Kamis, 26 September 2013

RINDU TANGIS BAYI IDAMAN



Tujuh tahun menjalani ikatan pernikahan
Kita lewati penuh sayang dan berkasihan
Janji setia, seiring dan setujuan
Menghiasi asmara dan cinta dalam kebersamaan

Penghianatan tiada pernah terlintas di angan
Kesetiaan satu nikmat dalam ikatan
Walau tuhan belum mengabulkan harapan
Rindu kita akan tangis bayi idaman

Jangan pernah menyerah duhai istriku sayang
Jadikan nabi nabi tuhan sebagai panutan
Bukankah Nabi Ibrahim juga dalam penantian panjang
Hingga tuhan memberikan Nabi Ismail anak harapan

Tetap utuh dalam do’a dan usaha
Berbagi dengan sesama memberikan harapan
Perbanyak tawakkal janganlah lupa
Silaturrahmi saudara dan tetangga jangan terabaikan

Tiada ujian tanpa tujuan
Kesabaran kunci penenang jiwa
Semoga penantian ini tiada berkepanjangan
Hadirkan tangis bayi di bahtera kita

Puisi by Amar